//
Anda Sedang Membaca....
Materi

KOMPAS

Kompas adalah alat penunjuk arah mata angin. Dengan berpedoman pada kompas maka seseorang dapat mengikuti jalan yang tertera di peta.

Bagian-bagian penting dari kompas adalah :

  1. Dial

Permukaan kompas dimana teretera angka derajat dan huruf mata angin.

  1. Visir

Lubang dengan kawat halus untuk membidik sasaran

  1. Kaca pembesar

Untuk melihat derajat kompas

  1. Jarum penunjuk

Alat yang menunjukan utara magnet

  1. Tutup dial

Dengan dua garis bersudut 45 yang dapat diputar

  1. Alat penyangkut

Tempat ibu jari untuk menopang kompas saat membidik

                   

Bagian Kompas dilihat dari atas / samping 

Cara Menggunakan Kompas :

 

  1. Leyakkan kompas dipermukaan yang datar. Saat jarum diam berarti jarum tersebut menunjukkan arah utara magnet.
  2. Bidik sasaran melalui Visir, melalui celah pada kaca pembesar. Setelah itu miringkan kaca pembesar kira-kira bersudut 500 dengan kaca dial.

 

Kaca pembesar berfungsi sebagai :

 

  1. Membidik kea rah Visir, membidik sasaran
  2. Mengintai derajat kompas pada Dial.

 

  1. Agar visir tidak diragukan, luruskan garis yang terdapat pada tutp dial kea rah visir, searah dengan sasaran bidik agar mudah terlihat melalui kaca pembesar.
  2. Apabila sasaran bidik adalah 300 maka bidik kearah 300 .

 

Sebelum menuju sasaran, tetapkan terlebih dahulu titik sasaran sepanjang jalur 300. Carilah benda yang menonjol/tinggi di antara benda lain di sekitarnya. Apabila di tempat itu kita melambung (keluar dari route), kita tidak akan kehilangan jalur menuju 300 .

 

  1. Sebelum bergerak kea rah sasaran bidik, tetapkan dulu sasaran (back azimuth atau back reading) agar kita dapat kembali ke pangkalan apabila tersesat dalam perjalanan.

 

Rumus Back Azimuth/Back Reading

 

Apabila sasaran bidik kurang dari 1800 , maka sasaran baliknya ditambah

 

180000 ∞ 1800 = X + 1800

 

Apabila sasaran bidik lebih dari 1800 , maka sasaran baliknya dikurangi 1800

 

180000 ∞ 1800 = X – 1800

 

 

 

Contoh : sasaran balik dari

 

  1. 300 adalah = 300 +1800 = 2100
  2. 2400 adalah = 2400 -1800 = 600
  3. 450 34′ 20″ adalah = 2250 34′ 20″
  4. 1780 54′ 14″ adalah = 3580 54′ 14″
  5. Jika tidak ada kompas, benda-benda ini bisa dijadikan penununjuk arah Mata Angin :

 

  • Matahari, terbit di timur dan terbenam di barat
  • Masjid, sebagi kiblat menghadap ke barat laut
  • Rasi-rasi bintang pada malam hari
  • Kuburan Islam, batu nisan membujur dari Utara – Selatan
  • Silet, jika diapungkan di atas air

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Indonesia Flag

Online Inget Waktu

%d bloggers like this: